Leave a comment

Image Processing

1. Orthorectification (Koreksi Geometrik)

Data raster umumnya ditampilkan dalam bentuk “raw” data dan memiliki kesalahan geometrik. Untuk mendapatkan data yang akurat, data tersebut harus dikoreksi secara geometrik kedalam sistem koordinat bumi.

Sebelum Ortho

Contoh raw data (sebelum proses koreksi geometrik)

Setelah Ortho

data (setelah proses koreksi geometrik)

                       Before ortorektifikasi

                      After ortorektifikasi

                      Before ortorektifikasi

                     After ortorektifikasi

2. Pansharp/Fuse

Seringkali kita menjumpai citra memiliki resolusi tinggi, tapi citra tersebut pankromatik (hitam putih). Sementara citra yang lain resolusinya rendah, tapi natural color. Bagaimana cara menggabungkan kedua citra tersebut agar diperoleh citra dengan kualitas resolusi tinggi dan juga natural color?? Salah satu jawabannya adalah dengan melukan proses pansharpening.

Pansharpening merupakan proses fusi antara citra pankromatik high-resolution dengan citra multispektral  low-resolution untuk memperoleh citra dengan kualitas high-resolution dan natural color image. Proses fusi antara citra pankromatik dan multispectral ini bisa dilakukan baik dari akuisi data dengan sesnsor yang sama maupun berbeda. Tetapi, hasil terbaik tentu akan diperoleh ketika masing-masing citra yang akan kita fusi memiliki data yang sama.
Berikut hasil dari fusi/pansharp citra WorldView-2:

Citra Panchromatic (black & white) 0,5 meter

Citra Multispectral (Natural) 1 meter

Citra hasil Pansharp (Natural Color) 0,5 meter

3. Enhancement dan Color Balancing

Data citra satelit hasil pemotretan memiliki warna yang kurang bagus sehingga kadang menyulitkan kita dalam melakukan interpretasi data citra satelit.

Proses penajaman citra (enhance) dilakukan untuk mempermudah pengguna dalam menginterpretasikan obyek-obyek yang ada pada tampilan citra. Dengan proses Algoritma, ER Mapper mempermudah pengguna melakukan berbagai macam proses penajaman citra. Berikut perbandingan citra sebelum dan sesudah dilakukan proses enhance.

Setelah Ortho

Citra sebelum proses enhance

Enhance

Citra setelah proses enhance (citra terlihat lebih tajam dan seragam)

4. Cloud Remove/Cloud Reduction

Terkadang, data citra satelit yang kita gunakan memiliki cloud cover yang cukup besar. Salah satu cara yang kita gunakan adalah dengan menghilangkan awan dengan penggabungan dari beberapa scene yang kita punya pada area penelitian yang sama.

Berikut contoh beberapa image citra WorldView-2 sebelum dilakukan remove awan :

Raw Data (sebelum awan dihilangkan)

Dan berikut adalah hasil cloud remove dan enhance dari citra di atas menggunakan Er Mapper. Citra terlihat bersih, tidak ada awan.

Hasil Cloud removing citra WorldView-2 area Puruk Cahu, Kalimantan
Berikut contaohlain proses cloud remove area Bandara Soekarno – Hatta, Jakarta
5. Mosaicking

Mosaicking merupakan proses penggabungan dari beberapa citra sehingga terlihat utuh.  Misalnya tile potongan citra akan kita gabung menjadi satu scene atau penggabungan dari beberapa scene. Sehingga, citra yang terdiri dari beberapa file setelah kita mosaicking menjadi satu file. Pada proses mosaicking juga bisa dilakukan cutline (pemotongan) sesuai batas area yang kita inginkan. Caranya dengan insert vectornya (format Shp, dxf, dan sebagainya tergantung versi softwarenya).

Kumpulan tile citra di atas akan kita gabung (mosaicking) dengan cutlaine batas area yang kita inginkan

(garis warna merah).

Gambar di atas adalah hasil mosaicking yang berupa satu file citra (sudah digabung).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: